Kehadiran si kecil di tengah keluarga memang menjadi anugerah yang luar biasa ya, Bun? Rasanya dunia langsung berubah setelah ada suara tangisan dan tawa bayi di rumah. Namun, jujur saja, transisi menjadi orang tua baru seringkali membuat hubungan suami istri jadi sedikit terpinggirkan. Waktu yang dulunya dihabiskan berdua, kini hampir seluruhnya tersita untuk mengurus popok, jadwal menyusui, dan menenangkan bayi yang rewel di malam hari. Akhirnya, Ayah dan Bunda jadi sering merasa lelah dan kurang waktu untuk sekadar mengobrol santai seperti dulu.
Padahal, menjaga hubungan yang sehat antara suami dan istri sangat penting lho untuk tumbuh kembang anak. Jika Ayah dan Bunda bahagia, atmosfer di rumah juga akan lebih tenang dan positif bagi si kecil. Menjadi orang tua bukan berarti kita berhenti menjadi pasangan kekasih. Nah, supaya hubungan tetap hangat meski sudah ada si kecil, ada beberapa tips sederhana yang bisa Ayah dan Bunda coba mulai hari ini.
Komunikasi Terbuka tentang Perasaan
Jangan biarkan rasa lelah berubah menjadi kekesalan yang dipendam sendirian. Sangat wajar jika Bunda merasa kewalahan atau Ayah merasa bingung harus membantu apa di rumah. Kuncinya adalah bicara secara terbuka. Sampaikan apa yang sedang dirasakan tanpa nada menyalahkan pasangan. Misalnya, daripada bilang Kamu tidak pernah bantu ganti popok, lebih baik katakan Aku merasa sangat lelah hari ini, boleh minta tolong Ayah yang ganti popok malam ini?. Komunikasi yang jujur dan lembut akan mencegah timbulnya drama atau pertengkaran yang tidak perlu.
Manfaatkan Waktu Berkualitas Meski Sebentar
Mungkin sekarang belum memungkinkan bagi Bunda dan Ayah untuk pergi berkencan ke bioskop atau makan malam romantis di luar selama berjam-jam. Tapi jangan berkecil hati, Bunda bisa menciptakan