Halo Bunda! Melihat si kecil mulai bisa mengangkat kepala, berguling, hingga akhirnya melangkah tentu menjadi momen yang sangat mengharukan, bukan? Setiap gerakan kecil yang dilakukan bayi sebenarnya adalah hasil dari perkembangan motorik yang kompleks. Agar proses ini berjalan lancar, Bunda perlu memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan tahapan usianya.

Stimulasi motorik bukan berarti memaksa bayi melakukan hal yang belum ia bisa, melainkan memberikan dorongan agar otot-ototnya semakin kuat dan sarafnya terhubung dengan baik. Dengan stimulasi yang rutin, si kecil akan lebih percaya diri dalam mengeksplorasi dunianya. Yuk, simak panduan praktis untuk merangsang motorik si kecil sesuai usianya berikut ini!

Usia 0-3 Bulan: Fokus pada Kekuatan Leher dan Mata

Pada fase awal ini, fokus utama adalah memperkuat otot leher dan koordinasi mata. Bayi baru lahir cenderung lebih banyak menghabis