Memijat bayi bukan sekadar rutinitas harian, tapi merupakan momen emas bagi Bunda untuk membangun ikatan atau bonding yang kuat dengan si kecil. Selain memberikan rasa nyaman, pijatan lembut secara rutin terbukti dapat membantu bayi tidur lebih nyenyak, melancarkan pencernaan, hingga mendukung perkembangan saraf motoriknya. Rasanya sangat membahagiakan ya Bun, melihat si kecil tenang dan tersenyum lebar setelah sesi pijat?

Namun, bagi Bunda yang baru pertama kali mencoba, mungkin ada sedikit rasa ragu atau takut salah saat akan memijat sendiri di rumah. Tenang saja Bunda, sebenarnya memijat bayi itu cukup sederhana dan bisa dipelajari dengan mudah kok. Kuncinya adalah melakukannya dengan penuh kasih sayang dan memperhatikan kenyamanan sang buah hati. Yuk, simak panduan praktis teknik pijat bayi yang aman berikut ini.

Persiapan Sebelum Memulai Pijat Bayi

Sebelum tangan Bunda mulai menyentuh kulit lembut si kecil, pastikan Bunda sudah menyiapkan segala sesuatunya agar suasana tetap tenang dan nyaman. Persiapan yang baik akan membuat bayi merasa lebih rileks selama proses pemijatan berlangsung.

  • Pastikan ruangan dalam suhu yang hangat, tidak berangin, dan memiliki pencahayaan yang lembut.
  • Cuci tangan Bunda sampai bersih dan pastikan kuku dalam keadaan pendek agar tidak menggores kulit bayi.
  • Gunakan minyak pijat khusus bayi atau baby oil yang aman dan tidak memicu alergi.
  • Pilih waktu saat bayi sedang dalam kondisi bangun yang tenang (quiet alert). Hindari memijat sesaat setelah menyusu atau saat bayi sedang sangat lapar.
  • Siapkan alas yang empuk seperti handuk lembut atau matras ganti.

Langkah-Langkah Pijat Bayi yang Aman

Bunda bisa mulai memijat dengan gerakan yang lembut dan tekanan yang sangat ringan. Ingat ya Bun, tujuannya adalah relaksasi, jadi jangan memberikan tekanan yang terlalu kuat. Fokuslah pada interaksi mata dan suara Bunda saat memijat.

  • Bagian Kaki: Mulailah dari area paha, lalu usap perlahan menuju pergelangan kaki dengan gerakan seperti memerah. Kaki biasanya menjadi area yang paling mudah diterima oleh bayi untuk memulai pijatan.
  • Bagian Perut: Gunakan teknik I Love You yang populer. Gerakkan jari Bunda membentuk huruf I di sisi kiri perut bayi, lalu huruf L terbalik, dan terakhir huruf U terbalik. Teknik ini sangat efektif untuk membantu